Jumat, 04 April 2014

Contoh RPP Seni Teater SMP Kurikulum 2013



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan                  : SMP MGMP Seni Budaya Indonesia
Mata Pelajaran                         : Seni Budaya (Seni Teater)
Kelas/semester                       : VII/Satu
Materi Pokok                            : Teknik Akting Teater
Alokasi Waktu                           : 4 pertemuan (12 JP)


A.    KOMPETENSI INTI
1.    Menerima, menanggapi, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2.    Menghargai  dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sodan motivasi internal,  toleransi,  pola hidup sehat, ramah lingkungan dalam berinteraksi secara efektif  dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.    Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.    Mencoba,  mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi dan membuat) dan abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan dari berbagai sumber lainnya yang sama dalam sudut pandang/teori.

B.    KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

No.
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
     1. 
1.1.     Menerima, menanggapi dan menghargai keragaman dan keunikan seni teater sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan

1.1.1     Menerima keragaman dan keunikan seni teater daerah di Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
1.1.2     Menghargai keragaman dan keunikan seni teater sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan.
     2. 
2.1.     Menunjukkan sikap menghargai, jujur, disiplin, melalui aktivitas berkesenian
2.1.1  Menghargai orang lain dalam aktivitas berkesenian.
2.1.2  Mengekspresikan ide dan perasaan secara jujur dalam aktivitas berkesenian.
2.1.3  Mengikuti aktivitas berkesenian secara disiplin.
     3. 
3.1  Memahami teknik olah tubuh, olah suara, dan olah rasa.
3.1.1  Menjelaskan tahapan dan teknik olah tubuh.
3.1.2  Menjelaskan teknik pernafasan, produksi suara, dan pengucapan dialog.
3.1.3  Menjelaskan teknik konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi.
     4. 
4.1  Menerapkan teknik olah tubuh, olah suara, dan olah rasa yang mengacu pada sumber alam sekitar sebagai inspirasi.
4.1.1  Memeragakan tahapan dan teknik olah tubuh teater yang bersumber pada alam sekitar.
4.1.2  Memeragakan teknik pernafasan, produksi suara, dan pengucapan dialog olah yang bersumber pada alam sekitar.
4.1.3  Memeragakan teknik konsentrasi, produksi suara, dan ingatan emosi yang bersumber pada alam sekitar.

C.     TUJUAN PEMBELAJARAN  

           Pertemuan 1

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:
1.    Menerima dengan baik keragaman dan keunikan seni teater di Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
2.    Menanggapi dengan baik keragaman dan keunikan  seni teater di Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
3.    Menghargai keragaman dan keunikan seni teater sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugerah Tuhan Yang maha Esa.
4.    Mengemukakan pendapat tentang keragaman dan keunikan pertunjukan teater di Indonesia santun.

Pertemuan Kedua
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:
1.  Menyebutkan tahapan dan teknik  pemanasan dalam olah tubuh dengan baik.
2.  Menunjukkan teknik olah tubuh dengan baik.
3.  Menyebutkan tiga teknik pernafasan dalam teater dengan baik.
4.  Menyebutkan teknik produksi suara dengan baik.
5.  Menyebutkan teknik pengucapan dialog dengan baik.
6.  Menyebutkan teknik konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi dengan baik.
Pertemuan Ketiga

 Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:
1.     Memeragakan pemanasan olah tubuh dengan baik.
2.     Memeragakan teknik olah tubuh dengan baik.
3.     Memeragakan teknik pernafasan perut dan diafragma dengan benar.
4.     Memeragakan teknik produksi  suara dalam teater dengan baik.
5.     Memeragakan teknik pengucapan dialog dengan baik.

        Pertemuan Keempat

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:

1.    Mengekspresikan perasaan sedih, gembira, dan takut secara jujur.
2.    Melakukan konsentrasi pada gemericik air, suara burung, dan bunyi-bunyian di lingkungan latihan dengan baik.
3.    Mengimajinasikan lingkungan alam tercemar, pemandangan alam yang indah, dan fenomena alam lain yang tidak dialami saat latihan.
4.    Menumbuhkan, mengembangkan, dan mengendalikan ekspresi perasaan dengan baik.

D.   Materi Pembelajaran 

Pertemuan 1
Keragaman dan keunikan pertunjukan teater
1.    Pengertian dan makna teater
2.    Keragaman  dan keunikan bentuk pertunjukan teater
3.    Keragaman  dan keunika gaya pertunjukan teater
4.    Alur cerita naskah drama dalam pertunjukan teater

Pertemuan 2
Dasar-dasar akting teater
1.    Pengertian dan fungsi olah tubuh, olah suara, dan olah rasa
2.    Dasar-dasar olah tubuh
3.    Dasar-dasar olah vokal
4.    Dasar-dasar olah rasa

Pertemuan 3
Teknik olah tubuh dan olah suara
1.    Teknik olah tubuh
2.    Teknik pernafasan
3.    Teknik produksi suara
4.    Teknik pengucapan dialog

Pertemuan 4
Teknik olah rasa
1.  Kosentrasi
2.  Imajinasi
3.  Ingatan emosi
E.   Metode Pembelajaran

1.      Metode saintifik
2.      Pembelajaran kontekstual
F.    Sumber Belajar
a.     Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013). Seni Budaya. Buku Siswa. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
b.     Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2013). Seni Budaya. Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
c.     Anirun, Suyatna,2000, Menjadi Aktor, Bandung: STSI Press.
d.    Lingkungan alam: suara gemericik air, angin, kicauan burung,dll.

G.   Media Pembelajaran
1.    Video: Festival Teater Jogja, (2009), Taman Budaya Yogyakarta
2.    Video: Dasar-dasar Akting, (2008), Jurusan Teater ISI Yogyakarta
3.    Handprop (tongkat, gelang-gelang, bola, lilin, dll)

H.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan pertama
1.   Pendahuluan  (10 menit )
·         Guru mengawali pembelajaran dengan berdoa dan melakukan presensi
·         Apersepsi: memaparkan materi pembelajaran tentang keragaman dan keunikan pertunjukan teater dan tujuan pembelajaran.
2.    Kegiatan inti (100 menit)
      Mengamati
·         Peserta didik melihat tayangan video pertunjukan teater tradisonal untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul.
·         Peserta didik membaca buku siswa yang memaparkan keragaman dan keunikan pertunjukan teater tradisional untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul.
                  Menanya
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang unsur-unsur  teater, keragaman, dan keunikan pertunjukan teater tradisional.
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang akting pemain dalam pertunjukan teater tradisional.

Mencoba
·         Peserta didik mengumpulkan informasi tentang unsur-unsur teater, keragaman, dan keunikan pertunjukan teater tradisional dengan cara membaca buku siswa.
·         Peserta didik mengumpulkan informasi tentang gaya akting dan teknik akting dalam pertunjukan teater tradisional dengan cara mewawancarai narasumber.

                     Menalar
·         Peserta didik menganalisis unsur gerak, dialog, visual, dan  iringan untuk mengetahui hakekat seni teater sebagai seni kolektif,
·         Peserta didik menghubungkan unsur-unsur teater dengan keragaman dan keunikan pertunjukan teater tradisional.
                     Menyajikan
·         Peserta didik menyampaikan hasil pengamatan, pengelompokan, dan kesimpulan tentang unsur-unsur, keragaman, dan keunikan pertunjukan taeter tradisional dalam diskusi kelompok.

3.Penutup (10 menit)
·         Peserta didik membuat kesimpulan tentang materi pembelajaran
·         Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tugas peserta didik untuk menyaksikan tayangan video pertunjukan teater dari daerah lain.

Pertemuan  Kedua
1.     Pendahuluan  (10 menit)
·         Guru mengawali pembelajaran dengan berdoa dan melakukan presensi.
·         Apersepsi: memaparkan materi pembelajaran tentang dasar-dasar akting dalam teater.
2.   Kegiatan inti (100 menit)
Mengamati
·         Peserta didik menyimak paparan guru tentang dasar-dasar akting dalam teater.
·         Peserta didik membaca buku tentang dasar-dasar akting dalam teater untuk memahami tahapan dan latihan dasar dalam teater.
Menanya
·         Peserta didik bertanya tentang  hal-hal yang terkait dengan dasar-dasar akting yang belum dipahami.
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang akting pemain dalam pertunjukan teater tradisional.
                     Mencoba
·         Peserta didik mengumpulkan informasi tentang dasar-dasar akting dari berbagai sumber yang memperkaya pembelajaran.
·         Peserta didik mengumpulkan informasi tentang dasar-dasar olah tubuh, olah suara, dan olah rasa.
Menalar
·         Peserta didik membuat klasifikasi tahap-tahap dalam berlatih dasar-dasar akting.
·         Peserta didik menghubungkan fungsi latihan tubuh, suara, dan rasa dalam berlatih dasar-dasar akting.
Menyaji
·         Peserta didik mempresentasikan hasil pengamatan dan informasi yang telah diolah dalam diskusi kelompok.

3.   Penutup (10 menit)
·         Peserta didik mengumpulkan catatan-catatan hasil diskusi yang telah dilakukan untuk bahan membuat ringkasan di rumah.
·         Guru mengakhiri pembelajaran dengan membacakan kesimpulan pembelajaran dan mengakhiri pembelajaran dengan berdoa.

Pertemuan Ketiga
1.  Pendahuluan  (10 menit )
·         Guru mengawali pembelajaran dengan berdoa dan melakukan presensi
·         Apersepsi:  memaparkan tahap-tahap berlatih dasar-dasar akting dalam teater
·         Guru memotivasi peserta didik dengan memeragakan teknik olah tubuh dan olah suara.
2.   Kegiatan inti (100 menit)
   
Mengamati
·         Peserta didik mengamati peragaan dasar-dasar olah tubuh  yang diperagakan oleh guru untuk memahami tahapan dan teknik latihan yang benar.
·         Peserta didik mengamati dasar-dasar olah vokal yang diperagakan oleh guru agar dapat memeragakan dengan benar.
                  Menanya
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang tahap-tahap berlatih  olah tubuh
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang tahap-tahap berlatih olah vokal.
                Mencoba
·         Peserta didik mengeksplorasi dasar-dasar olah tubuh berdasarkan tahapan yang benar.
·         Peserta didik mengeksplorasi dasar-dasar olah vokal berdasarkan tahapan yang benar.
                 Menyaji
·         Peserta didik mempraktikkan teknik olah tubuh dengan memperhatikan tahap-tahap yang benar.
·         Peserta didik mempraktikkan teknik olah vokal dengan memperhatikan tahap-tahap yang benar.
3. Penutup (10 menit)
·         Peserta didik mencatat hasil ekspolrasi olah tubuh dan olah vokal
·         Guru mengakhiri pembelajaran dengan memberi tanggapan atas pencapaian peserta didik dalam mempraktikkan olah tubuh dan olah vokal.

Pertemuan  4
1.    Pendahuluan (10 menit)
·         Guru  mengawali pembelajaran dengan berdoa dan melakukan presensi
·         Apersepsi: Guru memaparkan teknik dan fungsi olah rasa dalam akting dalam teater
2.   Kegiatan Inti (100 menit)

Mengamati
·         Peserta membaca buku tentang dasar-dasar berlatih olah rasa
·         Peserta didik mengamati guru memaparkan dan mempraktikkan latihan konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi.
Menanya
·         Peserta didik diberi kesempatan bertanya tentang hakekat kosentrasi.
·         Peserta didik dimotivasi untuk bertanya tentang tahap-tahap latihan kosentrasi.
·         Peserta didik dimotivasi untuk bertanya tentang tahap-tahap dalam latihan imajinasi dan ingatan emosi.

Mencoba
·         Peserta didik berlatih tiap tahap latihan kosentrasi sesuai informasi yang disampaikan oleh guru.
·         Peserta didik berlatih tiap tahap latihan imajinasi dan ingatan emosi berdasarkan informasi yang disampaikan guru.
                      Menalar

·         Peserta didik mengeksplorasi dasar-dasar berlatih konsentrasi , imajinasi, dan ingatan emosi.
·         Peserta didik menghubungkan dan mengeksplorasi latihan konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi dalam akting.
Mencipta
·         Peserta didik memerankan tokoh berdasarkan tugas yang diberikan oleh guru.
·         Peserta didik melakukan eksplorasi akting dengan mengaplikasikan kemampuan konsentrasi, berimajinasi, dan menghadirkan emosi sesuai karakter tokoh yang dimainkan.
                     Menyaji
·         Peserta didik menyajikan hasil eksplorasik akting dalam durasi pendek.

3.    Penutup (10 menit)
·      Peserta didik membuat kesimpulan tentang praktik konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi.
·      Guru memberikan masukan tentang langkah-langkah yang efektif dalam melakukan praktik konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi.

Penilaian Pertemuan 1
1.    Sikap spiritual
a.  Teknik Penilaian  : Penilaian diri
b.  Bentuk Instrumen: Skala
c.   Kisi-kisi              :

No.
Sikap/nilai
No. Butir
  1.  
Menerima dengan baik keragaman dan keunikan pertunjukan teater di Indonesia sebagai anugerah Tuhan,
1 (a, b, c)
  1.  
Menanggapi dengan baik keragaman dan keunikan pertunjukan teater di Indonesia  sebagai anugerah Tuhan
2 (a, b, c)

  1.  
Menghargai keragaman dan keunikan pertunjukan teater di Indonesia  sebagai anugerah Tuhan
3 (a, b, c)
Instrumen: lihat Lampiran 1.
2.     Sikap sosial
a.  Teknik Penilaian  : Pengamatan
b.  Bentuk Instrumen: Lembar Observasi
c.   Kisi-kisi              :
1)    Penilaian sikap sosial untuk diskusi
No.
Nilai
Deskripsi
No. Butir
1
Menghargai orang lain
Menghargai pendapat/konstribusi  orang lain dalam diskusi kelompok
1
2
Jujur
Mengemukakan pendapatnya secara  jujur
2
3
Disiplin
Mengikuti kegiatan diskusi kelompok secara disiplin
3
Instrumen: lihat Lampiran 2
           Penilaian Pertemuan kedua
1.    Penilaian sikap sosial dalam untuk kegiatan diskusi
No.
Nilai
Deskriptor
No. Butir
  1.  
Menghargai orang lain
Menghargai orang lain dalam mengemukakan pendapat
1
Menghargai kesimpulan yang diambil kelompok
2
  1.  
Jujur
Menunjukkan sikap jujur dalam mengemukakan pendapat
3
Menunjukkan sikap jujur dalam menanggapi pendapat orang lain
4
  1.  
Disiplin
Bersikap disiplin mengikuti diskusi kelompok
5
Bersikap disiplin mematuhi kesepakatan yang dibuat oleh kelompok
6
Instrumen: lihat Lampiran 3
2.Pengetahuan
                  a.    Teknik Penilaian  : Tes Objektif
                  b.    Bentuk Instrumen         : Tes isian singkat
                  c.    Kisi-kisi              :
No.
Indikator
No. Butir
  1.  
Menjelaskan tahapan dan teknik olah tubuh dan olah vokal.
1-2
  1.  
Menjelaskan teknik berlatih konsentrasi, imajinasi, dan ingatan emosi
3-5
 Instrumen: lihat Lampiran 4
       Penilaian Pertemuan Ketiga dan Keempat
Keterampilan
a.  Teknik Penilaian  : Tes praktik
b.  Bentuk Instrumen: Tes uji petik kerja
c.   Kisi-kisi:
No.
Indikator
No. Butir
  1.  
Memeragakan tahap-tahap latihan dengan baik
1
  1.  
Memeragakan teknik olah tubuh dengan baik
2
  1.  
Memeragakan teknik olah suara dengan baik
3

Instrumen: lihat Lampiran 5

                                                                    Indonesia , 15 Juli 2013 
Mengetahui                                                   
Kepala SMP MGMP Seni Budaya Indonesia           Guru Mata Pelajaran


____________________                                   Nurul Fatah
NIP. ...                                                                   NIP.



Lampiran 1. Instrumen Penilaian Sikap Spiritual

Nama           : ______________________________
Kelas            : ______________________________

Petunjuk
Berilah tanda silang (X) sesuai dengan pendapat Anda. (Diisi oleh peserta didik)

Pernyataan
Pilihan
STS
TS
S
SS
2.   Keunikan dan keragaman pertunjukan teater di Indonesia merupakan anugerah Tuhan yang patut ….




d.     diterima.




e.     dipuji.




f.      dihargai.




2.   Keunikan dan keragaman pertunjukan teater di Indonesia merupakan anugerah Tuhan yang patut ….




a.     diterima.




b.     dipuji.




c.      dihargai.




3.  Keunikan dan keragaman pertunjukan teater di Indonesia merupakan anugerah Tuhan yang patut ….




a.     diterima.




b.     dipuji.




c.      dihargai.





Keterangan
SS         = Sangat Setuju
S          = Setuju
TS        = Tidak Setuju
STS       = Sangat Tidak Setuju

Lampiran 2  : Lembar Pengamatan Sikap Sosial untuk Kegiatan Diskusi

Nama                 : ______________________________
Kelas                  : ______________________________

Petunjuk:
Berilah tanda silang (X) sesuai dengan kondisi peserta didik. (Diisi oleh guru)

No.
Pernyataan
Pilihan
Ya
Tidak
1
Menghargai pendapat/konstribusi  orang lain dalam diskusi kelompok


2
Mengemukakan pendapat dan menanggapi pendapat orang lain dengan jujur


3
Mengikuti kegiatan diskusi kelompok secara tertib



Keterangan
A = Sangat Baik
B = Baik
C = Cukup
D = Kurang

Pedoman Penskoran:
Pilihan “Ya” diberi skor 1, sedangkan pilihan “Tidak” diberi skor 0. Karena soal berjumlah 3 butir, maka jumlah skor berkisar antara 0 sampai 3.


Lampiran  3 : Lembar Pengamatan Sikap Sosial untuk Kegiatan Diskusi

Nama                 : ______________________________
Kelas                  : ______________________________

Petunjuk:
Berilah tanda silang (X) sesuai dengan kondisi peserta didik. (Diisi oleh guru)

No.
Pernyataan
Pilihan
Ya
Tidak
  1.         
Menghargai orang lain dalam mengemukakan pendapat


  2.         
Menghargai tanggapan orang lain dalam diskusi


  3.         
Menunjukkan sikap jujur mengemukakan pendapat


  4.         
Menunjukkan sikap jujur  dalam menanggapi pendapat orang lain


  5.         
Bersikap disiplin diskusi kelompok


  6.         
Bersikap disiplin mematuhi keputusan kelompok


Pedoman Penskoran:
Pilihan “Ya” diberi skor 1, sedangkan pilihan “Tidak” diberi skor 0. Karena soal berjumlah 6 butir, maka jumlah skor berkisar antara 0 sampai 6.


Lampiran 4. Instrumen Penilaian Pengetahuan

Nama  : ______________________________
Kelas   : ______________________________

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1.     Sebutkan fungsi tubuh, suara, dan rasa dalam akting?
2.     Sebutkan tiga tahap dalam latihan olah tubuh!
3.     Sebutkan tiga aspek yang harus dikuasai dalam latihan olah suara!
4.     Sebutkan fungsi olah rasa dalam  akting teater?
5.     Sebutkan salah satu kriteria akting yang baik!

Kunci jawaban
1.    Fungsi tubuh, suara, dan rasa dalam akting adalah sebagai media mengomunikasikan karakter tokoh.
2.    Tiga tahap dalam latihan olah tubuh adalah pemanasan, latihan inti, dan pendinginan.
3.    Tiga aspek yang harus dikuasai dalam latihan olah suara adalah pernafasan, teknik produksi suara, dan teknik mengucapkan dialog.
4.    Olah rasa pada dasarnya berfungsi melatih pemain menumbuhkan, mengembangkan, dan mengendalikan emosi.
5.    Salah satu kriteria akting yang baik adalah akting yang mengekspresikan emosi secara jujur.


Pedoman Penskoran:
Setiap jawaban benar diberi skor 2, sedangkan jawaban salah diberi skor 0. Karena soal berjumlah 5 butir, maka jumlah skor berkisar antara 0 sampai 10.

Lampiran 5. Instrumen Penilaian Keterampilan

Nama  : ______________________________
Kelas   : ______________________________

Soal:
1.      Peragakan tahap-tahap teknik  latihan olah tubuh dengan baik!

2.      Peragakan teknik pernafasan perut dan diafragma dengan benar!

3.      Peragakan teknik produksi suara dan pengucapan dialog dengan baik!

4.      Peragakan latihan konsentrasi dengan baik!

5.      Peragakan latihan imajinasi dengan baik!

6.      Ekspresikan perasaan sedih, gembira, dan takut dengan baik!           

Rubrik Penilaian Ketrampilan Dasar-dasar Akting           

No.
Aspek yang dinilai

Kriteria

1

2

3

4

1
Fleksibelitas tubuh

 

 

 

 

2
Fleksibelitas suara

 

 

 

 

3
Ekspresi perasaan/emosi

 

 

 

 


Keterangan:
A = Sangat Baik
B = Baik
C = Cukup
D = Kurang


Pedoman penskoran

No.
Aspek yang dinilai

Kriteria

Skor

1

2

3

4

5

1
Fleksibelitas tubuh

 

 

 

 

 

(1 – 5)

2
Fleksibelitas suara

 

 

 

 

 

(1 – 5)

3
Ekspresi perasaan/emosi

 

 

 

 

 

(1 – 5)

Jumlah

(3 – 15)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar